Selasa, 03 September 2019

Ralat Tempat Kegiatan Sosialisasi PKG dan PKKS Bagi Lembaga Swasta

Kepada Yth.
1. Penilik
2. Ketua K3S-SD Swasta
3. Ketua MKKS SMP Swasta
se – Kota Surabaya
di –
SURABAYA
Sehubungan dengan adanya perubahan tempat kegiatan Sosialisasi PKG dan PKKS Bagi Lembaga Swasta, maka disampaikan bahwa :
SEMULA :
Tempat : Aula SMP Negeri 12 Surabaya – Jl. Ngagel Kebon Sari I, Kec. Wonokromo – Surabaya
MENJADI : 
Tempat : Aula SMP Negeri 19 Surabaya – Jl. Arief Rachman Hakim 103 B Surabaya
Untuk Jam Kegiatan TETAP sesuai edaran.
Demikian atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terima kasih.
Berikut Materi PKG dan PKKS :
INSTRUMEN PKG MANUAL 2016
 

Kamis, 18 April 2019

Be CREATIVE in KARTINI'S DAY


 ๐ŸŒˆ Ayooo ikut hadir dan memeriahkan Lombaaa "Be CREATIVE in KARTINI'S DAY"


✍๐ŸปJangaan lupaa Catat Hari tanggal dan Jamnya yaaa...

Eittss...
sudaah besok yaah ternyata Acaranya ๐Ÿฅฐ

Okeey... Jangaan lupaa Hadirr yaah Besok

Yang akan dimeriahkan langsung oleh
๐ŸŒˆLomba Menyanyi ๐ŸŽถ๐ŸŽค
๐ŸŒˆLomba Mewarnai ๐ŸŽจ

Banjari, Samroh, Pildacil,Menyanyi dan masih banyak lagii lohh....

Dan Jangaan lupaa lagii yg paling Meriaaah ada BAZAR SEHAT jugaa loohh
๐Ÿ•๐Ÿฅช๐ŸŒฎ๐Ÿฅ™๐Ÿง๐Ÿจ๐Ÿฆ๐ŸŒˆ Ayooo ikut hadir dan memeriahkan Lombaaa "Be CREATIVE in KARTINI'S DAY"

✍๐ŸปJangaan lupaa Catat Hari tanggal dan Jamnya yaaa...

Eittss...
sudaah besok yaah ternyata Acaranya ๐Ÿฅฐ

Okeey... Jangaan lupaa Hadirr yaah Besok

Yang akan dimeriahkan langsung oleh
๐ŸŒˆLomba Menyanyi ๐ŸŽถ๐ŸŽค
๐ŸŒˆLomba Mewarnai ๐ŸŽจ

Banjari, Samroh, Pildacil,Menyanyi dan masih banyak lagii lohh....

Dan Jangaan lupaa lagii yg paling Meriaaah ada BAZAR SEHAT jugaa loohh
๐Ÿ•๐Ÿฅช๐ŸŒฎ๐Ÿฅ™๐Ÿง๐Ÿจ๐Ÿฆ

Minggu, 16 September 2018

BAKTI SOSIAL SEBAGAI WUJUD PEDULI SESAMA

          Sebagai wujud kepedulian sosial warga SD Islam Raden Patah  kepada masyarakat sekitar, maka pada tanggal 15 September 2018 diadakan kegiatan Bakti Sosial. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut datangnya tahun baru islam, 1 Muharam 1440 H. Bakti sosial yang diadakan ini berasal dari partisipasi para guru, karyawan dan seluruh peserta didik SD Islam Raden Patah  yang diwujudkan dalam bentuk paket sembako dan dana sosial.

          Sebagai sasaran penerima santunan pada kegiatan ini adalah warga kurang mampu di sekitar wilayah sekolah sejumlah 31 0rang, 20 peserta didik yatim dan piatu di lingkungan sekolah sendiri, abang becak, serta panti asuhan di kecamatan Sukolilo.

          Menurut Mukhammad Iskhaq, S.Ag., selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa bakti sosial ini dipandang perlu dan kita berusaha melaksanakannya setiap tahun agar dapat memupuk rasa peduli sosial yang tinggi bagi para peserta didik. Peserta didik diperkenalkan untuk selalu peduli sesama dengan menyisihkan sebagian rezekinya, berbagi kepada warga yang kurang mampu.

          Meski dikemas secara sederhana, kegiatan baksos ini sangat menarik antusias warga sekolah, khususnya peserta didik. Mereka diajak memberikan lansung paket santunan ke rumah warga, belajar adab bertamu, menyampaikan sepatah dua kata penyerahan, dan yang tidak kalah penting peserta didik merasakan kebahagiaan saat berbagi. 

          Peserta didik juga bisa merasakan langsung raut wajah kebahagiaan para penerima santunan, seperti Mak Na, seorang janda penerima sumbangan sembako tersebut. Beliau mengaku tidak dapat menyembunyikan kebahagiaan saat didatangi, dan dengan mata yang berkaca-kaca beliau langsung mendoakan dalam bahasa jawa “mugo-mugo murid Raden Patah dadi anak sing shalih-shalihah, sekolahe tambah apik, muride tambah akeh”.

          “Alhamdulillah kegiatan baksos berjalan lancar. Ketulusan bapak-ibu guru dan anak-anak memberikan langsung ke rumah warga menjadikan sumbangan itu lebih bernilai". Ucap pak Muji terharu, selaku ketua panitia.

          Semoga dengan kegiatan ini, para siswa SD Islam Raden Patah tidak hanya menjadi peserta didik yang cerdas pikirannya tetapi juga cerdas hati dan perbuatannya. Aamiin. ( Muji )

Kamis, 16 Agustus 2018

Gebyar Peringatan HUT RI ke 73 di SDI Raden Patah



Merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh bangsa Indonesia. Baik mereka yang ada di instansi pemerintahan, perusahaan, bahkan di pendidikan.
Di sekolah perayaan HUT RI selain diisi dengan upacara bendera, biasanya diadakan lomba-lomba. Ada yang mengadakan lomba antar kelas hingga lomba antar sekolah.  Setiap sekolah terasa tidak mau kalah, bersaing memeriahkan lembaganya dalam rangka memperingati dan mengingat perjuangan para pahlawan di negeri kita tercinta ini.
Di SDI Raden Patah suasana terbagi menjadi dua. Di halaman sekolah suasananya begitu ramai. Para  siswa berteriak, menyemangati teman-temanya yang sedang berlomba. Sedangkan di dalam kelas tampak sepi dan tenang, karena memang para siswa sedang berkosentrasi, berlomba membuat karya puisi, cerpen dll.
Suasana terbagi menjadi dua karena memang panitia mengadakan 2 jenis lomba. Lomba jenis Outdoor (lomba di luar kelas), dan indoor (lomba di dalam kelas).
Lomba out door untuk kelas I lomba lari bendera, kelas 2 lomba mengisi air dalam botol, kelas 3 lomba memasukkan paku dalam botol, kelas 4 lomba lari dengan egrang batok kelapa, kelas 5 lomba balap karung, dan kelas 6 lomba petak jagung.
Sedangkan lomba indoor untuk kelas 1 lomba mewarnai, kelas 2 lomba lomba menulis tegak bersambung tema kemerdekaaan, kelas 3 lomba menggambar dan mewarnai pola batik, kelas 4 lomba menggambar dan mewarnai tema kemerdekaan, kelas 5 lomba membuat karya puisi tema kemerdekaan, kelas 5 lomba membuat karya cerpen tema kemerdekaan.
Priiitttt !!! peluit dibunyikan juri. Tiga pelari melesat cepat dengan tertati-tati menaklukan karung meninggalkan garis start menuju garis finish. Ekspresi mereka ada yang lucu, gugup dan ada yang kesal. Itulah salah satu suasana lomba balap karung untuk siswa-siswi kelas 5.
“Kegiatan lomba ini melatih siswa-siswi berkompetisi, sekaligus mencari bibit-bibit baru untuk bisa diikutkan lomba mewakili sekolah pada event lomba di luar sekolah.” Ujar Pak Andik, selaku ketua panitia HUT RI SDI Raden Patah.
Kegiatan memperingati kemerdekaan ini pun diakhiri dengan Kirab Busana dengan tema ‘pejuang’, yang tidak hanya diikuti oleh unit SDI Raden Patah tetapi unit pendidikan lain di bawah naungan Yayasan Al-Mursydien Semolowaru Surabaya.
Kepala SDI Raden Patah, Muhammad Iskhaq, S.Ag sebelum membuka acara kirab  mengatakan bahwa kirab busana dengan tema pejuang ini selain diikuti oleh SDI Raden Patah juga diikuti oleh Paud Al-Mursydien, TK Al-Mursydien, dan TK Raden Patah. Busana siswa-siswi dan guru dilombakan dan akan dinilai oleh dewan juri dari unsur yayasan dan perwakilan walimurid. Harapan dari rangkaian acara peringatan ini agar kita semua bisa terus mengenang dan bisa meneladani perjuangan para pahlawan. Siswa-siswi berjuang dengan rajin dan giat belajar untuk mengejar cita-citanya.
Semoga SDI Raden Patah tetap eksis memberi pelayanan terbaik, sehingga muncul generasi unggul, berakhlakul karimah dan berwawasan iman dan taqwa, sesuai dengan visi dan misi sekolah. Aamiin. Merdeka !

Siapa kita?  Indonesia


Oleh: Mujianto, S.Pd.I

Senin, 30 Juli 2018