Kamis, 16 Agustus 2018

Gebyar Peringatan HUT RI ke 73 di SDI Raden Patah



Merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh bangsa Indonesia. Baik mereka yang ada di instansi pemerintahan, perusahaan, bahkan di pendidikan.
Di sekolah perayaan HUT RI selain diisi dengan upacara bendera, biasanya diadakan lomba-lomba. Ada yang mengadakan lomba antar kelas hingga lomba antar sekolah.  Setiap sekolah terasa tidak mau kalah, bersaing memeriahkan lembaganya dalam rangka memperingati dan mengingat perjuangan para pahlawan di negeri kita tercinta ini.
Di SDI Raden Patah suasana terbagi menjadi dua. Di halaman sekolah suasananya begitu ramai. Para  siswa berteriak, menyemangati teman-temanya yang sedang berlomba. Sedangkan di dalam kelas tampak sepi dan tenang, karena memang para siswa sedang berkosentrasi, berlomba membuat karya puisi, cerpen dll.
Suasana terbagi menjadi dua karena memang panitia mengadakan 2 jenis lomba. Lomba jenis Outdoor (lomba di luar kelas), dan indoor (lomba di dalam kelas).
Lomba out door untuk kelas I lomba lari bendera, kelas 2 lomba mengisi air dalam botol, kelas 3 lomba memasukkan paku dalam botol, kelas 4 lomba lari dengan egrang batok kelapa, kelas 5 lomba balap karung, dan kelas 6 lomba petak jagung.
Sedangkan lomba indoor untuk kelas 1 lomba mewarnai, kelas 2 lomba lomba menulis tegak bersambung tema kemerdekaaan, kelas 3 lomba menggambar dan mewarnai pola batik, kelas 4 lomba menggambar dan mewarnai tema kemerdekaan, kelas 5 lomba membuat karya puisi tema kemerdekaan, kelas 5 lomba membuat karya cerpen tema kemerdekaan.
Priiitttt !!! peluit dibunyikan juri. Tiga pelari melesat cepat dengan tertati-tati menaklukan karung meninggalkan garis start menuju garis finish. Ekspresi mereka ada yang lucu, gugup dan ada yang kesal. Itulah salah satu suasana lomba balap karung untuk siswa-siswi kelas 5.
“Kegiatan lomba ini melatih siswa-siswi berkompetisi, sekaligus mencari bibit-bibit baru untuk bisa diikutkan lomba mewakili sekolah pada event lomba di luar sekolah.” Ujar Pak Andik, selaku ketua panitia HUT RI SDI Raden Patah.
Kegiatan memperingati kemerdekaan ini pun diakhiri dengan Kirab Busana dengan tema ‘pejuang’, yang tidak hanya diikuti oleh unit SDI Raden Patah tetapi unit pendidikan lain di bawah naungan Yayasan Al-Mursydien Semolowaru Surabaya.
Kepala SDI Raden Patah, Muhammad Iskhaq, S.Ag sebelum membuka acara kirab  mengatakan bahwa kirab busana dengan tema pejuang ini selain diikuti oleh SDI Raden Patah juga diikuti oleh Paud Al-Mursydien, TK Al-Mursydien, dan TK Raden Patah. Busana siswa-siswi dan guru dilombakan dan akan dinilai oleh dewan juri dari unsur yayasan dan perwakilan walimurid. Harapan dari rangkaian acara peringatan ini agar kita semua bisa terus mengenang dan bisa meneladani perjuangan para pahlawan. Siswa-siswi berjuang dengan rajin dan giat belajar untuk mengejar cita-citanya.
Semoga SDI Raden Patah tetap eksis memberi pelayanan terbaik, sehingga muncul generasi unggul, berakhlakul karimah dan berwawasan iman dan taqwa, sesuai dengan visi dan misi sekolah. Aamiin. Merdeka !

Siapa kita?  Indonesia


Oleh: Mujianto, S.Pd.I

1 komentar: